Postingan

bicara soal nyawa;

Gambar
berbalut pakaian putih tertutup dari ujung kepala hingga ujung kaki. mencoba mengobati, walau kadang dianggap tak berarti.   -sela- beraksesoriskan penutup mulut dari yang berwarna putih sampai hitam.   berkeliaran disekitaran pelosok dunia, mencari jatah kebahagiaan namun menentang kedisiplinan. jarak demi jarak tercipta bukan karna kemauan tapi paksaan jangan berangan unntuk ber iringan.  tapi ini memang keharusan.  -sela-   miris. satu persatu tumbang, tapi tak tumbuh. hiruk pikuk, serta tangis isak terdengar sampai keujung langit.   hanya pinta sederhana yang diharapkan: ikutilah.   karena, tak akan ada yang tahu kapan pertempuran ini akan selesai.      

Jarak, Persepsi atau Amin?

Banyak org bilang ketika sebuah hubungan terjauh,  jatuh saat kedua nya  berada di lokasi yg berbeda. Lalu, ada pula yg menyebut sebuah hubungan terjauh jatuh saat kedua nya tak memiliki persepsi yang sepadan. Tapi sepertinya ada satu hal yg blm orang - orang ketahui juga, bahwa sebuah hubungan terjauh ada saat kedua nya memiliki; amin yg berbeda.   Mungkin kalimat di atas terdengar seperti sebuah curahan hati yg di rasakan beberapa orang. Nampak seperti keluhan. Semestinya yg bisa diketahui banyak orang adalah, ketika dirinya mulai mengatakan itu artinya ia merasakan resah.   Mungkin awal mula kedua nya tak akan mempermasalahkan hal itu, karena menganggap bahwa “it’s everything will be okay”.   Tapi akhirnya hal itu tak bisa terus didiamkan. ketika ia didiamkan, justru akan terus mengisi relung pikiran dan hati.   dan, pada akhirnya keadaan yang mendesak untuk harus memikirkan dan mengcuapkan.   Ketika keadaan menyentil hal itu tepat di pucuk hat...

sosok

Gambar
terucap satu persatu, bibir sebagai perantaranya pikiran sebagai logikanya, dan hati sebagai perasanya.   hati dan pikiran tak sinkron tapi bibir mencoba menyimpulkan sebisa mungkin.   tangan dan tubuh sebagai penggerak tiap ucapan yang terlontar, mimik yang terlukis di wajah sebagai pendukungnya.   manusia.  

Kebahagiaan akan berjalan berdampingan bersama Kesedihan.

Gambar
Hari ini, hari yang paling dinanti Hari bahagia kembali tawa, canda, kehangatan menyelimuti moment dan peristiwanya sampai menyentuh hati,  Bahagia, tapi tetap bercampur kesedihan sedih bukan berarti terjadi persoalan. Sedih, terharu tidak bisa membayangkan Hari ini akan terjadi setelah lama penantian. Terimakasih untuk semesta dan pencipta-Nya yang ternyata tak pernah lupa memberikan kebahagiaan setelah kesedihan  Terimakasih untuk semesta, pencipta-Nya, dan seisi makhluk di dalamnya  karena memberikan segala sesuatu yang tak akan terlupakan. Entah, kapan hari bahagiamu datang tapi yakinlah, tak ada kesedihan yang tidak disertai kebahagiaan Selamat berbahagia di hari - hari mu, dan  Selamat menanti hari bahagiamu,  setelah hari terburukmu.  Semoga bahagia selalu!

Menuju Hari Bahagia

Gambar
Hari kebahagiaan akan datang  yang dulu sempat terasa tak pantas untuk dirayakan ternyata saat ini menjadi paling dinanti - nantikan Butuh waktu untuk mempersiapkan diri bersiap dari sekarang, yang padahal masih untuk esok esok hari Menanti datangnya hari bahagia, se menyenangkan itu Menjadi terasa sangat lama bahkan saat menunggu Hari bahagia, cepat datang jangan malu Jangan cepat berlalu Itu harapku...

Aku Pemeran Utamanya;

Gambar
 -2 Terkadang aku berkeras hati, bukan berarti tak mau mengalah. Aku mengeraskan hati, agar aku tak selalu diremehkan. Terkadang menutup telinga, agar tak mendengar omongan orang. bukan berarti tak mau memahami perasaan orang lain. Aku menutup telinga, agar hatiku tidak semakin terluka dalam. Terkadang aku menutup mulutku sendiri, bukan berarti kehabisan kata. Aku menutup mulut, karena aku lelah menjawab kesalahan dengan kebenaran. Terkadang aku hanya bisa tersenyum, namun juga menangis dengan diriku sendiri Karena setiap kali dihadapkan banyak orang, kurasa menangis bukanlah solusi terbaik.   Aku adalah pemain utama di dalam diriku sendiri, sedangkan orang lain adalah pemeran bantunya. Bukan berarti tak berarti. Tapi aku lah yang mempunyai kendali luas atas hidupku.   Itulah sebabnya, tak semua orang pantas melihat kesedihan orang lain, tak pantas melihat tangis orang lain. Karena terkadang tangisan dan kesedihan yang orang lain saksikan, ...

Mengenal Diri Sendiri, Baru Mengenal Diri Orang Lain.

 Banyak macam cara seseorang mengenal dirinya.. Mulai dari bagaimana seseorang itu bersikap terhadap orang lain, cara seseorang itu bertutur kata, dan cara orang itu berpikir terhadap sesuatu hal.  Banyak orang yang terkadang lupa akan dirinya sendiri, dan justru malah lebih memahami diri orang lain dibandingkan dirinya.  Banyak orang yang kurang mengerti kekurangan dirinya sendiri, dan justru lebih memahami kekurangan orang lain.  Banyak pula seseorang yang tidak bisa meng - introspeksi dirinya sendiri, justru lebih pandai untuk menyuruh seseorang meng - introspeksi diri.  Semua itu terjadi begitu saja, dan secara tidak langsung diri kita lah yang menanamkan hal itu sendiri, yang berakibat buruk untuk diri kita.  Tidak sedikit dari orang - orang yang merasa dirinya sudah lebih baik dari diri orang lain, disitulah justru seseorang terlihat bahwa orang itu kurang memahami dirinya sendiri.  Bukan berarti, seseorang juga harus selalu merasa rendah dari pa...