Akhir yang Bukan Berakhir.

 Hai untuk Manusia - Manusia Hebat... 

Bagaimana keadaan nya saat ini ? Kuharap jauh lebih baik dari sebelumnya. 

Masih terasa sulit ya, melalui  hari - hari saat ini ?

Tidak papa, semua masih dalam perjalanan sebuah proses.

Jangan putus asa yaa.. 

Memang saat ini sudah menuju akhir tahun, tapi bukan berarti akhir adalah mengakhiri.


Justru dari akhir inilah semua proses dan perjalananmu menjadi berbuah

Berat memang ya.. tapi semua perjuangnmu akan terwujud pada waktunya. 


Lelah, menyerah, menangus, mungkin terkadang mengurung.. itu bukanlh sebuah masalah;

yang menjadi masalah adalah ketika dirimu tak mau keluar dari "hal - hal" itu. 

Jangan sampai "hal" itu merajai dirimu ya, tapi sebisa mungkin dirimu lah yang harus merajai "hal" itu. 


Jangan biarkan dirimu jatuh begitu saja, tapi biarkanlah dirimu terjatuh, lalu bangkit di kemudian hari.

...


Kamu lelah? tidak papa berhenti sebentar, jangan paksakan dirimu untuk terus berjalan di keadaan sesak.

Lalu, apa bisa untuk berhenti terus ? Tidak; bukan berhentilah jawaban untuk dirimu yang lelah; namun beristirahatlah sesaat. 


Walau seribu panah menusuk dirimu, bukan berarti dirimu dan hatimu retak serta patah.

Tak apa untuk luka, asal kamu tahu cara untuk menyembuhkan luka dirimu. 


Ingat, kamu adalah manusia Hebat.

Dimana dirimu mampu melalui berbagai macam rintangan. 

Ingat, dirimu layak unutuk berjuang dan diperjuangkan..

Layak untuk di sayang dan menyayangi..

dan ingatlah, dirimu berharga adanya.


Jadi berjuang bersama ya, untuk menjadi manusia yan lebih Hebat..


Selamat mengakhiri akhir tahun ini Manusia Hebat, mari awali tahun esok dengan sesuatu yang jauh lebih Hebat dari tahun ini ya.. 

Apresiasi dirimu ya, dengan meng - istirahatkan hati dan pikiranmu, hibur dirimu terlebih dahulu..

Buatlah apresiasi dari dirimu untuk dirimu sendiri, karena tak selamanya orang lain mampu meng - apresiasimu.


..

Semangat dan percaya, Selamat berjuang bersama! :) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sosok

Malam Kelam

sampai kapan aku kan bertahan